Program Studi
Program Sarjana | S1
Mempelajari politik, kebijakan publik, dan tata kelola untuk membentuk pemimpin serta analis yang kritis, adaptif, dan humanis.
Jelajahi Program
Apa yang Akan Dipelajari?
Kurikulum Prodi S1 Ilmu Politik dan Pemerintahan UGM menggunakan kurikulum 2022 yang sudah diperbarui di tahun 2024 dan berlaku hingga saat ini. Mahasiswa wajib memenuhi syarat 145 SKS selama masa studi dengan mengambil mata kuliah yang telah disediakan. Mata kuliah yang ditawarkan bersifat semi paket dan terdiri dari mata kuliah wajib dan pilihan. Mata kuliah wajib berasal dari mata kuliah wajib universitas, fakultas, dan departemen.
Jelajah Mata Kuliah
- Semester 1
- Semester 2
- Semester 3
- Semester 4
- Semester 5
- Semester 6
- Semester Antara
- Semester 7
- Semester 8
- Mata Kuliah Essential Skills
- Mata Kuliah Pilihan Departemen
Semester 1
Mata kuliah Ilmu Sosial Dasar hadir untuk memberikan pemahaman bahwa fenomena politik dan pemerintahan terkait dengan banyak interaksi dan dinamika dari berbagai aktor. Mahasiswa diharapkan dapat memahami prinsip-prinsip dasar ilmu sosial dan perkembangan ilmu sosial. Sehingga, mahasiswa dapat melihat bagaimana aktor-aktor saling mempengaruhi dan mendominasi pengambilan keputusan demi mendistribusikan sumber daya sesuai dengan kepentingan mereka. Lebih jauh, kuliah ini mengajak mahasiswa untuk berpikir secara kritis dengan menggunakan fondasi filsafat perkembangan ilmu sosial dan perkembangan ilmu pengetahuan. Mengapa variasi ilmu muncul? Akar filsafat seperti apa yang melahirkan variasi cara mendekati fenomena? Bagaimana ilmu sosial secara umum membantu perkembangan ilmu politik dan pemerintahan? Pertanyaan-pertanyaan ini akan menjadi tema diskusi pada mata kuliah Ilmu Sosial Dasar. Pada akhirnya, mahasiswa dapat menganalisis persoalan-persoalan terkait dengan politik dan pemerintahan yang berakar pada perkembangan filsafat, pendekatan, serta metode yang berkembang dalam ranah ilmu sosial.
Pengantar Ilmu Politik merupakan kuliah wajib di Fisipol UGM yang mulai tahun 2022/2023 dikelola bersama oleh para dosen pengampu dari enam departemen di fakultas ini. Dalam model perkuliahan konsorsium ini, kuliah akan dibagi menjadi dua bagian, sebelum dan sesudah ujian tengah semester (UTS). Sebelum UTS, yakni 7 pertemuan pertama, kelas akan dikelola oleh tim konsorsium. Dosen anggota konsorsium akan mengampu 1 kelas, dan mahasiswa peserta kelas akan berasal dari 6 departemen di Fisipol. Pasca UTS, kelas akan memasuki materi kontekstualisasi di setiap departemen. Peserta kelas pun adalah mahasiswa dari masing-masing departemen. Kuliah ini bertujuan memberikan pemahaman dasar pada mahasiswa terkait gagasan dasar kekuasaan (power). Meski gagasan kekuasaan beroperasi berbeda-beda di setiap departemen, sesuai dengan disiplinnya, namun karena departemen di Fisipol berasal dari rumpun keilmuan yang sama, yakni ilmu sosial dan ilmu politik, ada hal dasar yang sama yang menyamakan gagasan kekuasaan di 6 departemen.
Pengantar Ilmu Politik merupakan kuliah wajib di Fisipol UGM yang mulai tahun 2022/2023 dikelola bersama oleh para dosen pengampu dari enam departemen di fakultas ini. Dalam model perkuliahan konsorsium ini, kuliah akan dibagi menjadi dua bagian, sebelum dan sesudah ujian tengah semester (UTS). Sebelum UTS, yakni 7 pertemuan pertama, kelas akan dikelola oleh tim konsorsium. Dosen anggota konsorsium akan mengampu 1 kelas, dan mahasiswa peserta kelas akan berasal dari 6 departemen di Fisipol. Pasca UTS, kelas akan memasuki materi kontekstualisasi di setiap departemen. Peserta kelas pun adalah mahasiswa dari masing-masing departemen. Kuliah ini bertujuan memberikan pemahaman dasar pada mahasiswa terkait gagasan dasar kekuasaan (power). Meski gagasan kekuasaan beroperasi berbeda-beda di setiap departemen, sesuai dengan disiplinnya, namun karena departemen di Fisipol berasal dari rumpun keilmuan yang sama, yakni ilmu sosial dan ilmu politik, ada hal dasar yang sama yang menyamakan gagasan kekuasaan di 6 departemen.
Mata kuliah penulisan akademik didesain untuk membantu mahasiswa memahami dasar-dasar penulisan ilmiah yang merupakan salah satu aktivitas kunci akademisi. Proses pembelajaran dalam mata kuliah ini menyasar dua aspek utama, yaitu: aspek pemahaman dan aspek keterampilan. Di dalam aspek pemahaman, mahasiswa akan mendiskusikan ragam tulisan yang masuk dalam kategori karya akademik, tulisan yang tidak masuk dalam kategori akademik, dan tulisan yang berada diantara keduanya. Sementara itu, pada aspek keterampilan, mahasiswa akan mempraktikkan kaidah-kaidah penulisan akademik dalam menemukan topik, menyusun argumen, menulis paragraf, dan lain sebagainya.
Konstitusi dan Institusi Negara merupakan mata kuliah wajib 3 SKS yang ditawarkan Departemen Politik dan Pemerintahan UGM untuk memberikan gambaran terkait logika pembagian kekuasaan negara sekaligus memberikan pemahaman kepada mahasiswa tentang hukum dari sudut pandang politik. Secara khusus, institusi negara adalah institusi yang secara langsung diatur atau memiliki kewenangan yang diberikan oleh UUD 1945. Sementara itu, konstitusi adalah seperangkat aturan dasar dan berbagai ketentuan untuk mengatur fungsi serta struktur institusi negara, termasuk dasar hubungan kerja sama antara negara dan rakyat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Sebagai konstitusi tertinggi di Indonesia, UUD 1945 menjabarkan prinsip-prinsip dasar dan struktur Pengantar Studi Pemerintahan Konstitusi dan Institusi Negara 1 2 Mata Kuliah Wajib Departemen 17 Panduan Deskripsi Mata Kuliah Kurikulum 2022 pemerintahan, termasuk pemisahan kekuasaan. Ini juga menguraikan hak dan kewajiban warga negara serta kewajiban pemerintah kepada rakyatnya.
Kegiatan alokasi sumber daya kekuasaan (politik) sulit dilepaskan dari kegiatan alokasi sumber daya material (ekonomi). Motif tindakan ekonomi sering sulit dilepaskan dengan motif akumulasi kekuasaan (politik). Di Indonesia, banyak peristiwa politik didorong oleh pertimbangan ekonomi baik di tingkat aktor individual, kelompok, atau di unit negara. Dengan kata lain, pertimbangan ekonomi makro sering menjadi panduan bagi orientasi kebijakan (politik). Ada tiga alasan penting dijadikannya kuliah ini sebagai kuliah wajib mahasiswa semester satu. Pertama, salah satu pendekatan penting dalam ilmu politik adalah pendekatan ekonomi politik. Kedua, Secara global, makin terintegrasinya ekonomi dunia pada pusat-‐pusat pertumbuhan ekonomi global, dan makin saling tergantungnya ekonomi sebuah negara dengan negara lain, membutuhkan tools ekonomi untuk memahami ini bagi mahasiswa ilmu politik. Ketiga, pendekatan ekonomi politik ini digunakan di perkuliahan yang lain.
Mata kuliah Strategi Komunikasi Politik mengajak mahasiswa memahami urgensi strategi komunikasi politik sebagai konsekuensi pentingnya peran komunikasi dalam membentuk opini publik dan mempengaruhi keputusan politik. Komunikasi politik yang efektif dapat membantu meningkatkan dukungan terhadap kandidat politik dan kebijakan, memobilisasi pemilih, serta membentuk wacana publik. Memahami bagaimana berkomunikasi secara efektif di arena politik sangat penting bagi siapa pun yang terlibat dalam politik, baik sebagai aktor politik praktis, kelompok penekan, hingga media (tradisional maupun baru). Memahami strategi komunikasi politik dapat pula membantu masyarakat untuk mengevaluasi dan menganalisis pesan politik dengan lebih baik dan membuat keputusan politik secara lebih tepat. Mata kuliah ini menawarkan kebutuhan teoritis dan praktis terkait strategi komunikasi politik. Dalam mata kuliah, para mahasiswa akan mengkaji strategi komunikasi politik secara mendalam, untuk mengembangkan keterampilan dan keahlian mempraktekkannya secara efektif.
Semester 2
Mata kuliah Strategi Komunikasi Politik mengajak mahasiswa memahami urgensi strategi komunikasi politik sebagai konsekuensi pentingnya peran komunikasi dalam membentuk opini publik dan mempengaruhi keputusan politik. Komunikasi politik yang efektif dapat membantu meningkatkan dukungan terhadap kandidat politik dan kebijakan, memobilisasi pemilih, serta membentuk wacana publik. Memahami bagaimana berkomunikasi secara efektif di arena politik sangat penting bagi siapa pun yang terlibat dalam politik, baik sebagai aktor politik praktis, kelompok penekan, hingga media (tradisional maupun baru). Memahami strategi komunikasi politik dapat pula membantu masyarakat untuk mengevaluasi dan menganalisis pesan politik dengan lebih baik dan membuat keputusan politik secara lebih tepat. Mata kuliah ini menawarkan kebutuhan teoritis dan praktis terkait strategi komunikasi politik. Dalam mata kuliah, para mahasiswa akan mengkaji strategi komunikasi politik secara mendalam, untuk mengembangkan keterampilan dan keahlian mempraktekkannya secara efektif.
Mengapa kita perlu belajar sejarah sosial dan politik? Bukankan sejarah hanya soal menghafal tanggal kejadian dan peristiwa di dalamnya? Bukankah sejarah begitu membosankan karena ia hanya berisi hapalan tanggal dan peristiwa belaka? Bukankah cukup membaca buku, maka sejarah akan kita pahami.
Namun, pembelajaran sejarah dalam kuliah ini akan mencakup tiga hal besar. Pertama, ia bukan hanya tentang tanggal dan peristiwa, melainkan tentang bagaimana sebuah peristiwa itu lahir, apa yang melatarinya, dan yang paling penting adalah bagaimana dampak dari sebuah peristiwa sejarah pada pembentukkan Indonesia sebagai bangsa. Tanpa mengerti proses menjadi Indonesia sebagai sebuah bangsa di masa lalu, pemahaman kita akan Indonesia terpotong dan tidak utuh. Ada banyak penjelasan masa kini yang dapat dipelajari di masa lalu. Alasan kedua terkait dengan sejarah yang akan kita pelajari bukan hanya sejarah tentang para pahlawan, tentang tokoh Indonesia, tapi juga sejarah Sistem Sosial Politik Indonesia Sejarah Sosial Politik Indonesia 1 2 Mata Kuliah Wajib Fakultas 13 Panduan Deskripsi Mata Kuliah Kurikulum 2022 orang biasa, sejarah kecil, sejarah kelompok yang terpinggirkan dalam naskah- naskah sejarah, namun mereka memberi andil dalam pembentukan Indonesia sebagai sebuah bangsa. Ketiga, kita juga akan mempelajari sejarah perkembangan ide politik dan perkembangan institusi politik di Indonesia.
Merupakan gabungan MK Teori Politik dan Metodologi Ilmu Politik. Mata kuliah Teori dan Perspektif dalam Ilmu Politik hadir untuk memberikan fondasi teoritik dan praktik dalam bermetodologi. Mahasiswa diharapkan dapat memahami berbagai teori dan perspektif dalam ilmu politik dan pemerintahan. Ilmu politik dan pemerintahan menekankan bahwa fenomena sosial dapat dipahami sebagai fenomena politik yang melibatkan aktor dan berbagai kepentingan. Sehingga, mahasiswa dapat memahami bagaimana aktor-aktor tersebut berinteraksi, saling mempengaruhi, dan mendistribusikan sumber daya yang ada. Berbagai teori dan perspektif ini dapat memberikan dan menghasilkan analisis yang berbeda, tergantung dari posisi paradigmatiknya. Dengan demikian, mahasiswa diharapkan dapat melihat dan memahami bagaimana kekuasaan (power) bekerja, produksi, dan reproduksi.
Kuliah Pemikiran Politik Indonesia akan mendiskusikan gagasan-gagasan yang dilontarkan oleh tokoh-tokoh di tanah air (termasuk para founding fathers republik) berkenaan dengan kluster-kluster kajian dalam ilmu politik dan pemerintahan. Kekayaan pemikiran yang pernah dikemukakan oleh para founding fathers dan tokoh-tokoh Indonesia sesungguhnya merupakan upaya untuk melakukan peng-indonesia-an gagasan-gagasan yang berkembang dalam ilmu politik, yaitu tentang kekuasaan dan bagaimana kekuasaan tersebut dikelola. Dengan demikian, misi utama dari kuliah ini adalah untuk mengajak mahasiswa memahami gagasan-gagasan dalam politik dan pemerintahan yang pernah dimunculkan, serta setting atau konteks kemunculan dari gagasan tersebut.
Penulisan akademik merupakan bagian hal yang tidak terpisahkan dalam Pengantar Ilmu Ekonomi Pemikiran Politik Indonesia Penulisan Akademik 2 3 4 5 Panduan Deskripsi Mata Kuliah Kurikulum 2022 18 setiap proses pembelajaran di Departemen Politik dan Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UGM. Oleh karena, melalui mata kuliah ini, mahasiswa bisa menyusun karya yang sesuai dengan cara berpikir dan kaidah akademik. Mata kuliah ini merupakan terusan dari Penulisan akademik 1, guna memastikan mahasiswa memiliki pemahaman mengenai kaidah penulisan dan mampu mempraktekkan ke dalam berbagai bentuk tulisan ilmiah, seperti artikel pendek, jurnal, maupun tugas akhir.
Semester 3
Dalam sesi ini diantarkan bahwa public policy diotorisasikan sebagai keterkaitan tiada henti antara tiga unsur (substansi, proses dan konteks) dalam ekosistem tertentu (nation state, atau sistem politik). Ekosistem ini proses decision-making bisa berlangsung simultan dari berbagai sektor pemerintahan. Mata kuliah ini adalah hasil revisi kurikulum pada tahun 2022 ini, didedikasikan untuk memberikan pemahaman secara teoritik tentang public policy, dan kecakapan analitik tentang hal tersebut.Pembelajaran pada dasarkan akan dipilah dan dibagi ke dalam tiga segmen yang saling terkait, yakni:
- Substansi atau isi kebijakan,
- Proses-proses yang terkait dengan pencapaian misi/substansi kebijakan, dan
- Konteks yang terkait.
Mata kuliah ini merupakan merupakan gabungan mata kuliah Analisa Kebijakan Publik dan Kebijakan Publik.
Merupakan nama baru dari mata kuliah Partai Politik. Partai politik merupakan institusi utama penyokong bekerjanya demokrasi perwakilan. Di segala penjuru dunia, tidak ada demokrasi modern tanpa kehadiran partai politik. Partai melalui fungsi rekruitmen politik menempatkan dan mendistribusikan para politisi untuk membentuk dan mengendalikan jalannya pemerintahan. Sejarah kelahiran partai hingga sampai saat ini juga menunjukkan sentralitas partai dalam mengelola kekuasaan dalam sistem politik. Kelahiran partai menunjukkan betapa partai politik telah mengubah proses sirkulasi dan rekruitmen politik. Rekruitmen politik yang semula bersifat tertutup dan bertumpu pada hal-hal irasional menjadi terbuka dan berdasarkan pada aspek-aspek rasional. Kehadiran dan eksistensi partai politik telah membuka ruang bagi siapapun, tanpa terkecuali, untuk masuk ke dalam jagad politik dan menempatkan rakyat sebagai basis legitimasi utama, tanpa melalui proses-proses irasional. Mata kuliah Partai Politik dirancang untuk memahami apa partai politik, sejarah perkembangannya sampai dengan masa kontemporer, dan fungsi-fungsinya sebagai pilar demokrasi. Melalui mata kuliah ini, mahasiswa akan mendapatkan pemahaman atas konsep-konsep dasar, yang bisa menjadi fondasi untuk melakukan analisis kritis atas persoalan dan dinamika kepartaian.
Kuliah Metode Penelitian Kuantitatif merupakan mata kuliah wajib fakultas yang didesain untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman komprehensif terhadap serangkaian prinsip, variasi paradigma, konsep dan teori dasar dalam lingkup metode penelitian serta secara spesifik membekali kemampuan praktis untuk menerapkan metode kuantitatif dalam analisis sosial dan politik. Mata kuliah ini dirancang untuk mencapai tiga tujuan sekaligus. Pertama, membekali mahasiswa dengan pengetahuan tentang dasar-dasar penelitian sosial umumnya, dan penelitian politik khususnya. Kedua, membekali mahasiswa pemahaman dan keterampilan dalam penelitian kuantitatif. Ketiga, membawa mahasiswa untuk terlibat dalam praktik penelitian kuantitatif, sehingga memungkinkan mahasiswa memiliki keahlian yang memadai tentang bagaimana menggunakan teknik-teknik penelitian kuantitatif terutama untuk menganalisis fenomena dan masalah politik. Di samping itu, mata kuliah Metode Penelitian Kuantitatif ini juga memberikan frame bagi mata kuliah Perencanaan Penelitian di semester V. Melalui pengetahuan dan pemahaman konsep, teori dan prinsip-prinsip dasar penelitian kuantitatif, mahasiswa diharapkan dapat menerapkan secara tepat untuk merencanakan penyusunan skripsi.
Merupakan gabungan mata kuliah Politik Hukum dan Sistem & Institusi Politik Indonesia. Mata kuliah ini bertujuan untuk melihat perubahan, dinamika, dan evaluasi birokrasi. Sebagai aktor penting dalam sistem politik atau “kelompok strategis” (Dieters-Evers, 1989) birokrasi dituntut untuk mengikuti perubahan- perubahan setting sosial dan politik. Perubahan setting tersebut dipahami sebagai “kesulitan” atau “beban baru” dibandingkan dengan “kemudahan” bagi pemerintahan. Dalam perdebatan konseptual, pergeseran dari government ke governance telah membawa implikasi yang sangat luas. Birokrasi klasik Weberian menghadapi krisis relevansi, dan dicobakan model pemerintahan baru yang lebih adaptif, fleksibel, berorientasi pasar, partisipatif, dan lain-lain. Perubahan format internal birokrasi pemerintahan ini membawa kompleksitas baru dan oleh karena itu secara akademik menjadi lahan perdebatan.
Setelah menyelesaikan pembelajaran mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan mampu:
- Memahami dan menjelaskan konsep-konsep kunci dan evolusi paradigmatik dalam kajian birokrasi.
- Menganalisis bekerjanya birokrasi dalam struktur politik dan bekerjanya politik dalam struktur birokrasi.
- Menganalisis dan mengevaluasi dilema birokrasi dalam politik dan sebaliknya.
Mata kuliah ini memfasilitasi dan membekali mahasiswa untuk dapat mengetahui, memahami, dan menganalisis topik masyarakat sipil dan demokrasi. Selain aspek kognitif, matakuliah ini juga mendorong aspek afeksi yakni memfasilitasi mahasiswa untuk secara aktif menjadi bagian dari gerakan warga. Kelas ini mendiskusikan:
- Pendekatan utama dalam memahami masyarakat sipil.
- Sejarah masyarakat sipil di tingkat global dan di Indonesia;
- Jenis-jenis masyarakat sipil berbasis sektor yang ada di Indonesia.
- Peran isu global dalam keberadaan masyarakat sipil.
- Aspek internal masyarakat sipil termasuk isu keuangan. akuntabilitas dan transparansi.
Metode pembelajaran kelas mengkombinasikan perkuliahan klasik, diskusi dan partisipasi mahasiswa dalam kegiatan masyarakat sipil yang mereka pilih.
Dalam perkuliahan ini mahasiswa diajak untuk mengeksplorasi aspek-aspek pengorganisasian partai politik secara konseptual maupun praktis. Eksplorasi konseptual dilakukan di paruh pertama, di mana mahasiswa akan mengidentifikasi dan mengkaji aspek-aspek pengorganisasian partai politik dan memaparkan hasil kajiannya di depan peserta kuliah lain. Pada paruh kedua, mahasiswa melakukan roadshow mengkaji bagaimana pengorganisasian partai politik dipraktekkan.
Mata kuliah ini bertujuan untuk memberikan pengantar dan pemahaman awal bagi mata kuliah dalam rumpun “Politik Lingkungan dan Sumberdaya Alam” dengan terlebih dahulu mengenali ide dasar: ecological governance. Pada dasarnya, governance dan policy making semestinya bukan hanya berada dalam parameter ekologis dan dibatasi oleh daya dukung ekologis tapi juga harus memastikan didukung oleh ekologi itu sendiri. Pembelajaran dalam mata kuliah ini menekankan aspek konseptual-teoritik (refleksi) dan aspek operasional (telaah data) dengan fokus pada isu-isu lingkungan dan perubahan iklim.
Adapun Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) adalah:
- Mahasiswa mampu mendemonstrasikan pengetahuannya tentang konsep-konsep dasar dan isu-isu kunci dalam ecological governance.
- Mahasiswa mampu menggunakan perspektif/pendekatan yang ada dalam ecological governance.
- Mahasiswa mampu menganalisis dan membandingkan dinamika politik pada isu-isu lingkungan dan perubahan iklim.
Semester 4
Mata Kuliah ini bertujuan untuk mengembangkan karakter manusia Pancasilais dalam pemikiran, sikap, dan tindakan. Dengan mempelajari Pancasila, diharapkan mahasiswa mampu meningkatkan kepekaan, kepedulian, dan komitmen untuk turut serta menyelesaikan berbagai persoalan fundamental masyarakat, bangsa dan negara berdasarkan nilai-nilai Pancasila, mampu menjadi model pribadi dan pemimpin yang berjiwa Pancasila dengan indikasi religius-toleran, humanis, nasionalis, demokratis, dan adil, dan mampu menghasilkan karya-karya inovatif- kreatif untuk didedikasikan kepada masyarakat, bangsa dan negara yang bersumber pada nilai-nilai Pancasila. Selain itu, mahasiswa juga harus mampu menunjukkan arti penting Pancasila bagi mahasiswa, UGM, NKRI, dan dunia, di masa lalu, masa kini dan masa mendatang serta memahami arti, isi, fungsi, kedudukan , dan pengamalan Pancasila sebagai dasar Negara , ideologi dan pandangan hidup bangsa, sistem filsafat, dasar etik penyelenggaraan negara, dan dasar orientasi pengembangan ilmu.
Mata Kuliah ini merupakan mata kuliah “Kewarganegaraan” yang merupakan mata kuliah wajib universitas namun didesain secara khusus untuk kompetensi inti di bidang politik dan pemerintahan. Kewarganegaraan dan Hak Asasi Manusia menjadi kompetensi vital bagi pendidikan di jenjang sarjana di Departemen Politik dan Pemerintahan, dan penyelenggaraan mata kuliah ini menjadi bagian penting dan integral dari mata kuliah dasar. Mata kuliah ini diselenggarakan untuk mahasiswa yang baru memulai pembelajaran di level S1 di program studi ini. Mata kuliah ini diharapkan bisa memperkuat kompetensi dasar dalam berteori di bidang politik dan pemerintahan. Ide-ide dasar dan praktek bernegara yang disajikan dalam mata kuliah ini didalami dalam serangkaian mata kuliah yang lain: pengantar studi politik, pengantar studi pemerintahan.
Pasca perubahan politik pada 1998, kondisi politik Indonesia mengalami periode yang mungkin paling dinamis dalam sejarah negeri ini, sebagai dampak dari demokratisasi dan liberalisasi ekonomi. Keduanya telah mendorong kompetisi terbuka dalam mengakses sumber daya otoritas politik dan sumber daya material. Kuliah “Analisa Politik Indonesia” akan membekali mahasiswa untuk memiliki pemahaman mendalam kerangka dasar memahami politik Indonesia dan keterampilan untuk menganalisis politik Indonesia pra- dan pasca 1998, serta perkembangan kontemporer terkait dengan revolusi digital dan pandemi. Kerangka pemahaman tersebut dapat menjadi dasar untuk memahami dan menganalisis dinamika yang terjadi dalam pengelolaan kekuasaan dan kebijakan di Indonesia.
Metode Penelitian Sosial 2 (MPS-2) adalah salah satu mata kuliah wajib di Departemen Politik Pemerintahan, FISIPOL, UGM. Ada tiga tujuan utama kelas ini; 1) mengenali dua jenis metodologi utama dalam metode kualitatif, termasuk cara bertanya dan instrumen turunan yang digunakan; 2) memperkenalkan berbagai jenis metode penelitian kualitatif; 3) berlatih menggunakan beragam jenis penelitian tersebut.
Mata kuliah manajemen jaringan merupakan salah satu mata kuliah wajib pada program studi Departemen Politik dan Pemerintahan (DPP) Fisipol UGM. Mata kuliah manajemen jaringan adalah salah satu mata kuliah yang bersifat aplikatif dengan menekankan aspek-aspek kunci terhadap pengelolaan yang sifatnya praktis. Desain perkuliahan berbeda dengan perkuliahan lainnya. Jika pada biasanya teori dan pengaplikasian teori porsinya seimbang, maka mata kuliah manajemen jaringan sebaliknya. Pada mata kuliah manajemen jaringan, materi pembelajaran banyak menekankan kepada aspek how to. Dengan kata lain, pendalaman akan melihat tentang bagaimana membangun jaringan; bagaimana mengelola dan merawat jaringan; memetakan lawan dan kawan; memperhitungkan benefit dan cost yang akan didapat; serta bentuk-bentuk praktik nyata tentang mengelola jaringan.
Semester 5
Kuliah “Perencanaan Penelitian” bertujuan memfasilitasi mahasiswa memiliki rancangan proposal penelitian/tugas akhir yang solid dan siap digunakan sebagai proposal skripsi. Oleh karena itu, keluaran dari kelas ini adalah proposal penelitian, baik untuk tugas akhir regular (skripsi) dan tugas akhir skripsi karya. Kalaupun mahasiswa akan mengganti topik yang berbeda dengan yang dibahas di kelas ini, maka mahasiswa diharapkan telah memiliki keterampilan dasar untuk membuat proposal yang baik. Untuk mencapai itu, kelas sepenuhnya akan menggunakan metode campuran antara kelas reguler dan lokakarya (workshop) di kelompok, dengan porsi terbesar pada yang kedua. Mahasiswa akan ditugasi menulis topik penelitian yang menjadi minat masing-masing, dan dosen/tutor akan memberi masukan.
Semester 6
Skripsi adalah karya tulis ilmiah yang menjadi tugas akhir mahasiswa. Karya tulis ini didahului dengan penelitian ilmiah yang hasilnya kemudian disusun menjadi skripsi.
Semester Antara (6 ke 7)
Informasi lengkap dan update terkait ketentuan, persyaratan, dan periode pelaksanaan KKN dapat dilihat di https://kkn.ugm.ac.id/persyaratan/
Semester 7
Semester 8
Semester 4-6
Mata kuliah Menulis Opini di Media Massa merupakan kelas yang diselenggarakan oleh Departemen Politik dan Pemerintahan UGM untuk mendorong pembelajaran yang tidak hanya teoritik tetapi juga praktikal. Mata kuliah ini menjadi inovasi pembelajaran yang menjadi langkah perubahan dalam mengkaji politik dalam bentuk lain yang lebih interaktif. Di samping itu, kami juga mengakomodasi mahasiswa yang memiliki kemampuan dan minat besar dalam menulis artikel opini di media massa. Dengan demikian, adanya mata kuliah ini, dapat meningkatkan kapasitas mahasiswa tidak hanya mampu berpikir kritis tetapi mereka juga dapat menuangkan argumentasi yang berbasis data ke dalam tulisan opini yang mudah dibaca dan mudah dipahami serta dapat diterima oleh publik. Dalam mata kuliah ini, mahasiswa akan belajar mengenai konsep-konsep dalam menulis opini mulai dari transformasi ide menjadi opini, perbedaan opini dengan berita atau jenis tulisan lagi, bagaimana menulis opini, dan mengeksplorasi beragam jenis opini dari banyak platform.
Mata kuliah Membuat Video Dokumenter merupakan kelas yang diselenggarakan oleh Departemen Politik dan Pemerintahan UGM untuk mendorong pembelajaran yang tidak hanya teoritik tetapi juga praktikal. Mata kuliah ini menjadi inovasi pembelajaran yang menjadi langkah perubahan dalam mengkaji politik dalam bentuk lain yang lebih interaktif. Di samping itu, kami juga mengakomodasi mahasiswa yang memiliki kemampuan dan minat besar dalam membuat video dokumenter untuk skripsinya dalam bentuk karya. Dengan demikian, adanya mata kuliah membuat video dokumenter ini, dapat meningkatkan kapasitas mahasiswa tidak hanya mampu berpikir kritis, namun dapat menuangkan ide kritisnya dalam produk yang lebih kreatif dan dapat diterima oleh publik. Dalam mata kuliah ini, mahasiswa akan belajar mengenai video dokumenter khususnya dalam konteks mengkaji fenomena sosial politik yang dikemas dalam bentuk audio visual. Selain itu, kelas ini akan mengeksplorasi tahapan dalam pembuatan video dokumenter mulai dari tahap pre-production, production, dan post-production.
Topik “Komunikasi” dan “Presentasi” merupakan suatu pembahasan yang saling berkaitan. Kemampuan berkomunikasi dan melakukan presentasi sangat penting bagi keberhasilan kita untuk menyampaikan pengetahuan kepada audiens. Perkembangan teknologi digital mendorong komunikasi dan presentasi untuk lebih kreatif dan inovatif melalui pemanfaatan media. Untuk mendukung peningkatan kemampuan tersebut, mata kuliah komunikasi dan presentasi disusun sebagai sarana mempelajari konsep-konsep kunci dan praktik berbicara di hadapan publik, serta teknik menyusun materi presentasi. Mata kuliah ini membahas dua tema besar, yakni berbicara di depan publik dan teknik bercerita dengan desain visual. Tema pertama terdiri dari modul-modul pembelajaran yang membahas terkait konsep dasar retorika dan langkah-langkah percaya diri ketika berbicara di depan publik. Sementara tema kedua akan mempelajari secara lebih rinci terkait teknik membentuk metafora dan simbol untuk sebuah cerita dengan bantuan desain visual.
Kelas sitasi dalam penulisan akademik ini dirancang untuk membantu mahasiswa, dalam memahami dan mengaplikasikan aturan dan norma dalam penulisan akademik mengenai penggunaan sumber dalam pekerjaan/tugas/ tulisan mereka. Kelas ini juga akan mengeksplorasi kompleksitas panduan gaya dan sistem manajemen referensi untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi tuntutan khusus penulisan akademik. Mata kuliah ini akan mengeksplorasi mengenai sitasi dalam penulisan akademik diantaranya mengenai gaya sitasi, sumber kredibilitas sitasi, dan pengaplikasian langsung penggunaan sitasi. Dalam mata kuliah ini, mahasiswa akan memahami bagaimana sitasi yang baik dan dapat mengaplikasikannya sebagai penunjang dalam pengerjaan tugas-tugas kuliah maupun karya tulis lainnya. Dengan demikian, mahasiswa dapat menerapkan norma kepenulisan dan menjaga integritas akademik.
Kelas Keahlian Digital dirancang untuk membantu mahasiswa dalam menggunakan teknologi digital dalam proses pembelajaran. Secara khusus, kelas ini menawarkan pada mahasiswa kemampuan untuk mengenali ragam platform digital untuk produktivitas dan kehidupan sehari-hari. Mata kuliah ini akan mengeksplorasi mengenai keahlian digital diantaranya mengenai survival kit in digital, penggunaan google workspace dan mengolah data dengan excel. Dalam mata kuliah ini, mahasiswa akan memahami bagaimana memanfaatkan teknologi dengan baik dan dapat mengaplikasikannya sebagai penunjang dalam pengerjaan tugas-tugas kuliah maupun karya tulis lainnya. Oleh karena itu, mahasiswa dapat memaksimalkan pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi.
Setiap mata kuliah pilihan departemen memiliki bobot 3 SKS.
Semester 4
Merupakan nama baru dari MK Perilaku Politik. Sejak bergulirnya reformasi, secara formal Indonesia telah diakui sebagai negara demokrasi. Audit-audit demokrasi yang dilakukan oleh sejumlah lembaga-lembaga internasional menempatkan Indonesia dalam kategori rezim demokrasi. Penilaian tersebut otomatis mengeluarkan Indonesia dari kelompok rezim-rezim kediktatoran. Salah satu unsur penyebabnya adalah keberhasilan Indonesia dalam melaksanakan pemilihan umum, baik pemilihan presiden, pemilihan anggota legislatif (dari tingkat pusat, provinsi sampai kabupaten kota), maupun pemilihan kepala daerah. Mata kuliah Perilaku Memilih ini merupakan mata kuliah pilihan bagi mahasiswa Departemen Politik dan Pemerintahan. Mata kuliah ini ditawarkan pada semester ganjil dengan bobot kredit tiga SKS. Mata kuliah ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman komprehensif kepada mahasiswa tentang berbagai pendekatan Perilaku Memilih, bagaimana proses pemilih membuat keputusan untuk memilih atau menentukan pilihannya, dan bagaimana riset tentang Perilaku Memilih dilakukan.
Merupakan nama baru dari MK Penguatan Kapasitas Organisasi Publik. Kata digital telah menjadi primadona beberapa tahun terakhir. Seluruh aspek kehidupan tengah berusaha didorong kepada digitalisasi. Mulai dari aktor maupun institusi pemerintah hingga sektor privat berlomba-lomba mendorong digitalisasi. Kendati demikian, upaya transformasi yang tengah diupayakan baik dari aktor maupun institusi tersebut urung untuk dibahas lebih jauh. Kita seolah menerima begitu saja bentuk-bentuk transformasi atau inovasi kepada digitalisasi. Atas dasar itu, desain perkuliahan ini mengajak mahasiswa untuk dapat memahami langkah-langkah utama dalam mendorong transformasi, baik pada aspek aktor maupun institusi sehingga transformasi yang dihasilkan dapat lebih substantif. Dengan kata lain, digitalisasi turut mencakup perubahan mindset, pola kerja, serta antisipatif terhadap potensi risiko. Desain perkuliahan ini terbagi dalam empat blok. Pada setiap blok, terbagi atas tiga pertemuan dengan perpaduan antara konseptual dan praktis. Blok pertama, mengulas akan terdapat dosen tamu baik praktisi maupun akademisi sebagai wujud reflektif utama bagi mahasiswa dalam memahami transformasi digitalisasi. Detail atas susunan rancangan perkuliahan termaktub pada bagian rancangan perkuliahan.
Merupakan nama baru dari MK Politik dan Teknologi. Selama ini kajian tentang teknologi termasuk pada para saintis, teknolog, atau ahli teknis lain, dan cenderung mengisolasinya dari kehidupan sosial manusia, padahal manusia lah pengguna utama produk teknologi tersebut. Kita kurang melihat bagaimana cara pengetahuan ilmiah dan teknologi diproduksi dan bagaimana teknologi itu sendiri dirancang. Akibatnya, kita sebatas pengguna atau konsumen dari apa yang dibuat oleh para ahli ini. Tidak hanya itu, nilai-nilai politis atau kekuasaan sesungguhnya melekat pada teknologi ini. Atas dasar itu, mata kuliah “Politik dan Teknologi” hadir untuk memperkenalkan mahasiswa tentang interaksi teknologi dan masyarakat dan aspek power dalam interaksi ini. Kuliah ini bertujuan untuk menggali dan memberi pemahaman menyeluruh pada mahasiswa kaitan antara praktek kekuasaan dan praktek atau penggunaan teknologi dalam seluruh aspek kehidupan manusia, termasuk di arena negara, arena masyarakat, dan arena partai politik; juga berbagai sektor kehidupan termasuk di wilayah perkotaan, sektor tenaga kerja, kesehatan dll. Kedua, kuliah juga akan menggali bagaimana jenis teknologi akan berwujud pada praktek kekuasaan yang berbeda pula.
Gerakan buruh merupakan salah satu elemen penting gerakan akar rumput di Indonesia. Bahkan bisa dikatakan bahwa gerakan buruh adalah gerakan akar rumput yang paling terorganisir di Indonesia saat ini, meskipun ia memiliki tingkat fragmentasi yang sangat tinggi. Kekuatan gerakan ini dilatari oleh peluang politik yang muncul pasca jatuhnya Soeharto. Ada tiga ciri gerakan buruh pasca Soeharto ini. Pertama, Gerakan buruh pasca reformasi ditandai dengan proliferasi (yakni pertumbuhan yang sangat cepat) organisasi (berupa federasi, dan serikat/ union) buruh. Kedua meski plural, gerakan buruh pasca Soeharto ditandai derajat fragmentasi yang tinggi (Caraway 2006). Fragmentasi gerakan merupakan ciri utama gerakan buruh di Indonesia sejak sebelum merdeka dan pasca kemerdekaan (Hadiz 1997). Ketiga, terjadinya peningkatan variasi tuntutan buruh yang tidak lagi sebatas soal upah, melainkan juga hak lain seperti hak jaminan kesehatan dan pendidikan. meningkatnya aksi demonstrasi dan mogok nasional (Monas).
Studi tentang perubahan politik merupakan salah satu simpul penting untuk mendalami dinamika sosial dan politik dalam suatu masyarakat. Pada prinsipnya politik adalah persoalan yang terkait dengan proses untuk melakukan perubahan. Sehingga pada esensinya upaya memahami politik adalah upaya untuk memahami perubahan. Perubahan politik adalah mata kuliah wajib jurusan dengan beban 3 SKS. Peserta mata kuliah ini diharapkan minimal berada di semester III, sehingga telah memiliki pengetahuan dasar tentang ilmu sosial dan ilmu politik. Produk kompetensi dari kuliah ini adalah mendorong peserta untuk mampu memahami serta memiliki kemampuan dasar untuk mengelola perubahan politik.
Merupakan nama baru dari MK Politik Desentralisasi dan Otonomi Daerah. Kebangkitan politik lokal di Indonesia tidak terlepas dari kebijakan desentralisasi dan otonomi daerah yang merupakan konsep penting dalam tata kelola pemerintahan di Indonesia. Politik lokal dalam hal ini dimaknai secara luas sebagai kontestasi antar berbagai aktor maupun institusi politik dalam mengaktualisasikan kepentingannya pada lingkup provinsi maupun kabupaten/ kota. Dinamika politik lokal di Indonesia menguat terutama pasca implementasi desentralisasi dan otonomi daerah. Oleh karena itu, memahami konsep dasar, sejarah perkembangan, berikut dengan dinamika desentralisasi dan otonomi daerah menjadi kunci untuk memahami dinamika politik lokal di Indonesia. Pemahaman terhadap lingkup, isu, aktor, serta dinamika dalam politik lokal, penting untuk dimiliki oleh mahasiswa Departemen Politik dan Pemerintahan. Hal ini karena dalam setting desentralisasi dan otonomi daerah, dinamika politik di tingkat lokal sangat berkaitan dengan kepentingan publik dasar dan kehidupan masyarakat sehari-hari. Dengan demikian, melalui mata kuliah ini mahasiswa dilatih untuk memiliki sensitivitas dan kemampuan untuk memaknai politik secara lebih kontekstual dan humanis.
Pelayanan publik menjadi isu teknokratis administratif manakala pelayanan publik dianggap sebagai bagian dan hasil dari sebuah kinerja birokrasi. Pada kutub ini, terdapat beberapa persoalan teknokratis administratif dalam proses penyelenggaraan pelayanan publik, antara lain: (1) integrasi pilihan politik kebijakan dengan kapasitas teknokratis administratif dari proses pelayanan publik, (2) penjaminan akses pelayanan publik dari aspek sumber daya, jarak, dan harga pelayanan publik, (3) jenis, keluasan, dan kedalaman sebuah pelayanan publik, (3) penyelenggara pelayanan publik, dan (4) standar dasar dari proses pelayanan publik.
Setelah menyelesaikan pembelajaran mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan mampu:
- Memahami dan menjelaskan tentang konsep, pergeseran paradigma, reformasi, serta inovasi pelayanan publik.
- Menganalisis dan mengevaluasi implementasi dan persoalan-persoalan pelayanan publik di Indonesia.
- Memberikan rekomendasi terhadap persoalan-persoalan yang ada di dalam pelayanan publik.
Merupakan nama baru dari MK Politik Ekstra Parlementer. Mata Kuliah “Gerakan Sosial” memfasilitasi mahasiswa untuk mengetahui, memahami dan menganalisa topik gerakan sosial. Isi mata kuliah ini mencakup: a) aspek dan skope gerakan sosial; b) proses terbentuknya gerakan sosial; c) karakter rezim dan dampaknya gerakan sosial; d) jenis dan strategi gerakan baik old social movement atau new social movement; e) gerakan sosial ke gerakan politik; f) variasi gerakan sosial di berbagai sektor (studi kasus). Metode pembelajaran kelas ini akan menggunakan refleksi beragam kasus mulai dari level lokal, nasional hingga internasional. Tujuan perkuliahan ini adalah membekali dan memfasilitasi pemahaman konseptual dan praktis tentang gerakan sosial dan pergeserannya menjadi gerakan politik. Metode pembelajaran mengkombinasikan strategi pembelajaran klasik perkuliahan, dan partisipasi aktif peserta kelas.
Mata kuliah “Politik Media Baru dan Demokrasi” memfasilitasi mahasiswa untuk mengetahui, memahami serta menganalisa topik kaitan media baru dan demokrasi. Mata kuliah ini menjelaskan tentang implikasi atas ruang digital terhadap kelahiran serta membentuk jenis kewarganegaraan 2.0. Yang dimaksud dengan kewarganegaraan 2.0 adalah terjadinya pergeseran ruang aktivisme warga dari ranah sosial offline ke online. Selain itu, mahasiswa akan diajak untuk berdiskusi tentang dampak pergeseran ini terhadap demokrasi dan kewarganegaraan. Isi perkuliahan mencakup: a) pendefinisian media baru; b) transformasi kewarganegaraan akibat pergeseran media termasuk demokrasi digital; c) kontekstualisasi kasus dari beragam topik, seperti kampanye politik digital menjelang pemilu; serta d) variasi jenis kasus kewarganegaraan dan demokrasi serta kaitannya dengan politik media baru. Tujuan perkuliahan agar mahasiswa dapat mengetahui dan memahami secara teoritis dan praktis serta memberikan pertumbuhan sensitivitas terhadap media baru yang tengah berkembang.
Mata kuliah Sistem dan Tata Kelola Pemilu merupakan gabungan dari MK Pemilu dan Tata Kelola Pemilu. Demokrasi modern hampir tidak terpikirkan tanpa keberlangsungan pemilu. Kecuali di beberapa negara saja yang jumlahnya tidak signifikan, pemilu telah menjadi praktik baku bekerjanya demokrasi modern bagi seluruh negara bangsa di dunia. Pemilu menjadi semacam ‘token of membership’ untuk membedakan negara demokrasi dan non – demokrasi. Pada politik modern, meniadakan pemilu seperti mencabut nyawa kedaulatan rakyat. Dalam mata kuliah ini, para mahasiswa diajak untuk membahas mengenai sistem dan tata kelola pemilu, termasuk para pemangku kepentingan dalam penyelenggaraan pemilu di Indonesia, serta memetakan pola interaksi mereka yang menentukan kualitas dan hasil pemilu. Bagi mahasiswa pengkaji politik, memahami bekerjanya pemilu menjadi kebutuhan yang tak terhindarkan. Beberapa sesi perkuliahan akan diformat dalam bentuk kursus singkat bekerjasama dengan lembaga-lembaga yang kompeten terkait dengan isu/tata kelola pemilu.
Merupakan nama baru dari MK Parlemen. Mata kuliah ini akan membahas: (1) konsep dan teori dasar yang terkait dengan lembaga legislatif, baik di Indonesia maupun di dalam konteks negara lain, (2) analisis tentang kinerja lembaga legislatif, terutama baik di tingkat nasional maupun daerah/lokal, dan analisis akan difokuskan pada 3 (tiga) fungsi utama lembaga legislatif, yaitu legislasi, penganggaran dan pengawasan, dan (3) pengetahuan yang bersifat praktikal, terutama yang berkaitan dengan penyusunan naskah akademik dan legal drafting.
Mata kuliah ini bertujuan untuk memberikan pengantar dan pemahaman awal bagi MK dalam rumpun “Politik Lingkungan dan Sumberdaya Alam” dengan terlebih dahulu mengenali ide dasar: ecological governance. Pada dasarnya, governance dan policy making semestinya bukan hanya berada dalam parameter ekologis dan dibatasi oleh daya dukung ekologis tapi juga harus memastikan didukung oleh ekologi itu sendiri. Pembelajaran dalam MK ini menekankan aspek konseptual-teoritik (refleksi) dan aspek operasional (telaah data) dengan fokus pada isu-isu lingkungan dan perubahan iklim.
Adapun Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) adalah:
- Mahasiswa mampu mendemonstrasikan pengetahuannya tentang konsep-konsep dasar dan isu-isu kunci dalam ecological governance.
- Mahasiswa mampu menggunakan perspektif/pendekatan yang ada dalam ecological governance.
- Mahasiswa mampu menganalisis dan membandingkan dinamika politik pada isu-isu lingkungan dan perubahan iklim.
Mata kuliah ini bertujuan untuk memberikan pengantar dan pemahaman awal bagi MK dalam rumpun “Politik Lingkungan dan Sumberdaya Alam” dengan terlebih dahulu mengenali ide dasar: ecological governance. Pada dasarnya, governance dan policy making semestinya bukan hanya berada dalam parameter ekologis dan dibatasi oleh daya dukung ekologis tapi juga harus memastikan didukung oleh ekologi itu sendiri. Pembelajaran dalam MK ini menekankan aspek konseptual-teoritik (refleksi) dan aspek operasional (telaah data) dengan fokus pada isu-isu lingkungan dan perubahan iklim.
Adapun Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) adalah:
- Mahasiswa mampu mendemonstrasikan pengetahuannya tentang konsep-konsep dasar dan isu-isu kunci dalam ecological governance.
- Mahasiswa mampu menggunakan perspektif/pendekatan yang ada dalam ecological governance.
- Mahasiswa mampu menganalisis dan membandingkan dinamika politik pada isu-isu lingkungan dan perubahan iklim.
Semester 5
Dalam rentang panjang kesejarahan di Indonesia, desa telah menjadi unit dan arena penting pertarungan ekonomi dan politik dari berbagai aktor baik itu negara, kapital maupun elit-elit lokal dan nasional. Hal ini tidaklah mengherankan karena desa menjadi pusat sumberdaya ekonomi, sekaligus sumberdaya sosial dan politik, yang sangat menguntungkan bagi aktor-aktor yang mampu menguasainya. Urgensi untuk membahas tentang Politik dan Pemerintahan Desa juga ditemukan pada adanya kenyataan sosiologis bahwa sebagian besar masyarakat Indonesia masih menggantungkan kehidupannya pada desa. Desa bahkan telah memberi pengaruh signifikan terhadap penciptaan perilaku ekonomi, politik, kultural dan sosial bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Urgensi yang lainnya terletak pada karakter desa di Indonesia yang sangat beragam dilihat dari aspek geografis, ekonomi, sosial dan kultural yang memungkinkan adanya pola pengelolaan politik dan pemerintahan yang berbeda-beda dari satu tempat ke tempat lainnya. Dengan argumentasi semacam ini maka bisa dikatakan bahwa studi tentang Politik dan Pemerintahan Desa menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam studi tentang politik di Indonesia.
Kuliah Politik Perkotaan bertujuan membekali mahasiswa memahami praktek kekuasaan dalam konteks perkotaan dengan ciri utama pertumbuhan ekonomi yang tinggi, laju urbanisasi yang tiada henti, dan dampak lingkungan yang menyertai. Kajian tentang kota (cities) dan perkotaan (urban) penting untuk dipelajari, karena dua alasan utama. Pertama, tren jumlah penduduk dunia yang tinggal di kota, termasuk di Indonesia terus meningkat. Data UN Habitat (2010) menunjukkan bahwa hampir 60% penduduk dunia tinggal di kota secara global. Kedua, peningkatan urbanisasi. Ketiga, kota sebagai pusat pertumbuhan Investasi di wilayah perkotaan menjadi salah satu alternatif agar putaran kapital terus terjadi. Berbeda dengan investasi di sektor komoditas, investasi di kota terkait dengan ruang (space). Melalui mata kuliah ini diharapkan visi dan misi Program Studi S1 Politik dan Pemerintahan yakni mengasah kemampuan analisa politik, dan mampu menggunakan alat analisa dalam kasus-kasus nyata, khususnya dalam isu politik perkotaan dapat dipenuhi.
Mata kuliah Agama dan Tata Politik adalah mata kuliah pilihan bagi mahasiswa S1 Departemen Politik dan Pemerintahan, FISIPOL UGM. Dalam kuliah ini, mahasiswa akan diberikan pemahaman mengenai relasi antara agama dan politik yang telah saling terkait sejak zaman dahulu hingga zaman modern. Hipotesis bahwa agama akan menurun fungsi dan pengaruhnya di zaman modern ternyata tidak terbukti. Kelas ini bertujuan menganalisis keterkaitan antara keduanya berikut konsekuensinya untuk masyarakat. Kelas ini akan berfokus pada tiga kajian besar, yaitu: peran dan pengaruh agama dalam politik, sosial dan budaya, berbagai agen maupun institusi di balik politik agama, dan kebijakan negara di bidang agama. Melalui kajian konsep dan topik agama, tata politik, dan pemerintahan, mahasiswa dapat memahami mengenai relasi kompleks dan perdebatan yang berkait isu sekularisme, kebebasan berkeyakinan dan beribadah, kebijakan negara terkait hak-hak kelompok agama minoritas, dan lain-lain. Selain itu, mahasiswa diharapkan memiliki kompetensi untuk menganalisis secara kritis kasus-kasus maupun kebijakan negara terkait politik agama.
Merupakan nama baru dari MK Pemerintahan Komunitas. Mata kuliah ini merupakan mata kuliah pilihan jurusan dari minat studi masyarakat dengan beban 3 SKS. Mata kuliah ini didesain bagi mahasiswa untuk mendalami tentang pengelolaan komunitas dan kritik pengelolaan komunitas, model-model pengelolaan komunitas, kebijakan dalam pengelolaan komunitas. Mata kuliah ini dirancang untuk mencapai beberapa tujuan:
- Mahasiswa diharapkan dapat memiliki pengetahuan akan beberapa framework teoritik (kerangka pemikiran) tentang komunitas, institusi/ organisasi komunitas dan self governing community, yang tercermin dalam keragaman cara pandang dalam mendefinisikan pemerintahan komunitas.
- Mahasiswa dapat mencermati berbagai isu dan masalah yang dihadapi komunitas di berbagai bidang seperti di bidang politik, ekonomi dan budaya.
- Mahasiswa juga dapat memahami berbagai pendekatan yang dilakukan oleh Civil Society Organizations, pemerintah dan swasta di dalam memberdayakan komunitas.
- Mahasiswa dapat menggagas suatu pengkajian yang lebih mendalam dengan menggunakan perspektif-perspektif teoritik dari disiplin Ilmu politik dan menggagas pula tentang pemerintahan komunitas.
- Mahasiswa juga dapat memahami dan mengkritisi pendekatan advokasi serta masalah-masalah yang kemudian muncul dalam relasi antar komunitas dengan negara dan pasar setelah advokasi dilaksanakan.
- Mahasiswa tertarik untuk melakukan studi tentang pemerintahan komunitas.
Mata kuliah ini memperkenalkan konsep pemberdayaan yang memiliki posisi semakin krusial dalam kajian politik dan pemerintahan dewasa ini. Secara spesifik, mahasiswa mempelajari konsep pemberdayaan masyarakat secara bottom-up dan bukan secara top-down, konsep pemberdayaan yang menempatkan masyarakat di tingkat akar rumput sebagai subjek sentral, dan strategi-strategi alternatif bagi paradigma pembangunan arus utama yang lebih banyak mengandalkan posisi dan sumberdaya negara atau pasar. Sehingga, mahasiswa distimulasi untuk memahami landasan konseptual berikut dengan perdebatan serta praktik-praktik pemberdayaan sebagai bagian dari pengetahuan ilmu politik dan pemerintahan. Selain memahami konsep dan perdebatan yang ada dalam pemberdayaan, mahasiswa juga mempelajari aspek manajerial dari proses pemberdayaan, yang meliputi manajemen kegiatan, pendanaan, pelaporan, dan evaluasi program.
Merupakan nama baru dari MK Manajemen Risiko. Risiko merupakan sebuah ide yang telah lama dikaji oleh ilmuwan dari berbagai disiplin ilmu. Dari mulai akademisi dengan perspektif sosial, perspektif ilmu manajemen, atau perspektif teknis yang lain. Selain menghasilkan keragaman pendekatan, ide mengenai risiko menjadi kunci bagi berbagai studi yang mendalami satu topik/tema tertentu secara interdisipliner seperti studi mengenai bencana, baik bencana alam, bencana sosial, bencana lingkungan, maupun bencana yang berkarakter multidimensional seperti pandemi. Mata kuliah “Risiko Politik: Analisis dan Pengelolaan” di Departemen Politik dan Pemerintahan didesain untuk melakukan eksplanasi teoritis dan konsepsi operasional tentang risiko politik. Risiko politi dipandang sebagai sebuah praktik operasional yangs udah final, bersifat generative, dan selalu bisa diaplikasikan di setiap lokus persoalan dengan mengesampingkan konteks. Dalam tata Kelola pemerintahan yang modern, keberadaan risiko politik berada di setiap ranah keputusan tata Kelola ruang publik. Dengan demikian, perkuliahan ini akan menempatkan risiko politik sebagai sebuah model tata Kelola risiko ruang publik yang mempertimbangkan isi, konteks, dan proses.
Politik Teritorial merupakan nama baru dari MK Politik Perbatasan. MK ini mengkaji politik perbatasan mengandung implikasi teoritis dan praksis yang tidak mudah. Sebagai sebuah kajian politik, perbatasan menjadi konsep yang begitu luas diperdebatkan dan dimaknai dalam perspektif yang multi rupa. Kondisi ini menyebabkan sulitnya kita mencari satu rumusan baku mengenai makna yang lengkap tentang perbatasan. Namun terlepas dari keruwetan konseptual yang mewarnai praktik kita ber-perbatasan, studi perbatasan hadir sebagai salah satu kajian yang niscaya dalam perdebatan dan pendalaman ilmu politik dan pemerintahan. Kajian ini memiliki hubungan yang erat dengan konsepsi kita mengenai kedaulatan (sovereignty) suatu Negara-bangsa. Namun demikian, meletakan diskusi dan konstruksi perbatasan hanya sebatas soal kedaulatan negara dengan menyoroti dimensi teritorialistik (presence/absence) tidak cukup mampu memahami beragam rupa dan aktualisasi praktik ber-perbatasan yang melampaui paradigma geopolitik.
Merupakan nama baru dari MK Masyarakat Ekonomi. Desain kuliah ini terbagi atas dua bagian. Bagian pertama yaitu pada pertemuan sebelum Ujian Tengah Semester (UTS), mendiskusikan tentang relasi bisnis dan politik dalam tataran makro. Beberapa ahli seringkali menginterpretasikan bisnis dan politik sebagai hal yang terpisah. Justru sebaliknya, bisnis melekat terhadap aktivitas-aktivitas ekonomi. Pun demikian bahwa politik erat kaitannya dengan aktivitas demokrasi seperti pemilu dan gerakan sosial-politik. Asumsi ini kemudian menjadi semangat dasar dari mata kuliah ini untuk memahami serta meningkatkan sensitivitas tentang cara-cara bisnis bekerja di ranah politik, pun sebaliknya.
Masa depan ditentukan aksi kita hari ini. Global boiling, tenggelamnya kepulauan, serta kurangnya bahan pangan, energi, dan air bersih adalah beberapa prediksi krisis lingkungan masa depan karena gaya hidup manusia yang tidak berkelanjutan. Pada tahun 2040, misalnya, think tank World Resources Institute (WRI) memprediksi bahwa Indonesia akan mengalami krisis air bersih. Ekonomi hijau adalah window of opportunity yang tidak boleh dilewatkan Indonesia, apalagi menjelang akhir dari era bonus demografi di tahun 2030 dan 100 tahun kemerdekaan Indonesia di tahun 2045. Apa kita semua mau dan siap mewujudkan bumi yang lebih lestari, sekaligus meraih peluang dampak sosial, ekonomi, dan pengembangan diri? Dengan berkembangnya momentum global untuk ekonomi hijau, terbuka banyak sekali jenis pekerjaan baru (green jobs). Mata kuliah ini hadir untuk mengajak peserta kelas mendiskusikan dan menganalisis krisis lingkungan masa depan yang mungkin terjadi, sekaligus peluang aksi yang dapat dilakukan dengan mindset hijau.
Merupakan nama baru dari MK Politik Representasi. Mata kuliah “Politik Representasi Warga Negara” memfasilitasi mahasiswa untuk mengetahui, memahami dan menganalisis konsep, teori, dan praktik politik representasi. Politik representasi tersebut mencakup strategi dan praktik warga negara dalam mengekspresikan aspirasi mereka, khususnya, aspirasi terkait dengan kondisi sosial kemasyarakatan dan masalah penyelenggaraan sistem politik dan pemerintahan. Mata kuliah ini juga membahas berbagai topik, seperti konsep dasar representasi politik, sistem politik dan pemerintahan, model dan jalur representasi politik formal maupun informal, termasuk media massa dan opini publik, budaya dan seni, media sosial, aktor (kelompok kepentingan), agency dan strategi (advokasi politik, lobby, penggunaan media baru, dan lainnya). Dalam menganalisis jenis-jenis representasi, perkuliahan ini akan menggunakan studi kasus dan analisis literatur/wacana. Mahasiswa diajak untuk menggunakan teori- teori politik yang relevan dengan isu-isu seputar politik representasi warga negara.
Mata kuliah ini akan membahas secara konseptual sekaligus praktikal, bagaimana proses kandidasi dan seleksi politik berlangsung dalam konteks demokrasi elektoral. Para peserta kuliah ini akan mendiskusikan tahap-tahap seleksi politik, sejak pengkaderan hingga penentuan kursi jabatan publik. Mata kuliah ini akan melibatkan para praktisi dalam politik kandidasi (termasuk para kandidat, tim sukses dan pengurus partai politik).
Kuliah politik agraria memberikan pemahaman kepada mahasiswa terkait teori, pendekatan dan konsep dalam menganalisis persoalan agraria di Indonesia. Kuliah ini akan mengajak mahasiswa untuk mendalami bagian-bagian dalam isu agraria melalui pembelajaran praktis dari studi kasus. Ada beberapa tujuan dari perkuliahan ini, yaitu:
- Mengasah kemampuan mahasiswa untuk memahami persoalan-persoalan agraria dan kompleksitas yang ada di dalamnya.
- Mahasiswa memiliki kemampuan analitis untuk memahami isu-isu sosial politik dalam perspektif politik agraria.
- Mahasiswa mampu mengkritisi persoalan-persoalan agraria yang terjadi di berbagai sektor.
Kelas-kelas dalam perkuliahan ini akan dibagi ke dalam dua bagian. Pertama, mahasiswa akan mendiskusikan tentang landasan konseptual dalam kajian politik agraria melalui metode ceramah dan diskusi. Kedua, mahasiswa melakukan pendalaman terhadap kasus-kasus agraria di Indonesia.
Semester 6
Tujuan utama dari perkuliahan manajemen konflik adalah untuk memberikan pengetahuan kepada mahasiswa terhadap penekanan makna konflik, mengelola konflik hingga resolusi konflik. Pada hakikatnya, perkuliahan ini tidak akan mendetailkan konsep sebagaimana desain perkuliahan lainnya. Perkuliahan ini didesain secara implementatif dan praktis. Semisal, tentang sumber-sumber konflik, isu hingga aktor. Sebagai contoh, bagaimana kita menjelaskan fenomena konflik global antara Ukraina dan Rusia?; Benarkah dorongan konflik bersenjata di Aceh dilandaskan kepada ketidaksepakatan atas NKRI?; atau bagaimana menjelaskan konflik lingkungan di Lumajang, Jawa Timur yang isunya sempat memanas beberapa tahun yang lalu? Pertemuan-pertemuan awal mengajak mahasiswa untuk merefleksikan serta mendalami akar konflik muncul ke permukaan. Setelahnya, mahasiswa diperkenalkan terhadap jenis-jenis resolusi konflik. Setelah mahasiswa memiliki bekal pengetahuan, mahasiswa secara berkelompok melakukan mini riset. Tujuannya agar mahasiswa memiliki gambaran tentang bagaimana selama ini negara mengelola dan meresolusi konflik. Pertemuan-pertemuan selanjutnya akan banyak dimanfaatkan untuk merefleksikan kasus kelompok yang diangkat oleh mahasiswa.
Merupakan nama baru dari MK Politik Identitas dan Multikulturalisme. Dalam kuliah ini, mahasiswa mempelajari konsep-konsep yang telah berkembang tentang identitas, berikut ragam ekspresinya, serta persoalan-persoalan empiris dalam masyarakat Indonesia yang plural sekaligus berusaha untuk menawarkan berbagai alternatif untuk mengelola keragaman identitas dan bagaimana identitas dipengaruhi/mempengaruhi proses politik, demokrasi, dan kebijakan publik. Mata kuliah ini akan membahas beberapa hal di antaranya:
- Konsep-konsep dasar tentang terbentuknya sebuah identitas.
- Variasi ekspresi identitas ras/etnis, agama, seksualitas/gender, kelas, transnational.
- Pengelolaan negara terhadap keberagaman ekspresi identitas.
- Kebijakan publik yang dipengaruhi oleh identitas tertentu.
- Berbagai negosiasi yang dilakukan kelompok masyarakat untuk mempertahankan identitas mereka.
Strategi Pemenangan Elektoral adalah mata kuliah pilihan 3 SKS yang ditawarkan oleh Departemen Politik dan Pemerintahan, Universitas Gadjah Mada (DPP UGM) untuk memberikan gambaran terkait upaya-upaya yang ditempuh para kandidat politik dan timnya dalam memenangkan pemilihan umum. Mata kuliah ini dirancang untuk memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai konsep dan teori strategi pemenangan elektoral di abad 21 yang mengandalkan keunggulan teknologi. Hal tersebut dapat dilihat melalui penggunaan media sosial, penggalangan dana secara daring, menyasar pemilih spesifik, analisis pemungutan suara, serta meningkatkan interaksi dan keterkaitan politik melalui media baru. Strategi ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dinamika sosial-politik di tingkat lokal & global guna mencapai tujuan politik, yaitu memenangkan pemilihan umum baik eksekutif maupun legislatif. Ini menunjukkan bahwa strategi pemenangan elektoral menjadi elemen kunci bagi setiap kandidat politik yang masuk ke dalam gelanggang pemilihan umum. Dengan begitu, berbagai dinamika perubahan strategi pemenangan elektoral sebagaimana telah dijelaskan menuntut hadirnya pemahaman yang lebih komprehensif bagi mahasiswa DPP UGM, khususnya bagi mereka yang tertarik menekuni atau menjadi pegiat politik praktis.
Partai politik memainkan peran penting dalam menjalankan sistem demokrasi modern. Kehadirannya menjadi sangat penting dalam menjadi wadah bagi publik sebagai linkage dengan pemerintah serta menjadi saluran kontrol terhadap rezim pemerintahan. Selain itu, kehadiran partai politik menjadi corak penting bagi kehidupan bernegara mengingat beragam fungsi yang melekat kepadanya, diantaranya artikulasi dan agregasi kepentingan hingga perumusan dan penerapan kebijakan publik. Guna memahami peran dan persoalan dari partai politik dalam proses kebijakan, kelas Partai Politik akan mendiskusikan lebih jauh tentang fungsi partai politik dalam kebijakan publik. Kelas terbagi atas dua blok besar. Blok pertama adalah blok fungsi, konsep dan posisi dilematis dari partai politik pada konteks kebijakan publik. Blok kedua adalah blok kontekstual. Pada blok ini, kita akan lebih jauh mendiskusikan tentang kontekstualisasi kebijakan publik dan bagaimana posisi partai politik pada kasus perubahan iklim. Dengan kata lain, kita berangkat melalui fenomena yang kemudian akan dianalisis dengan diskusi pada blok konseptual. Harapannya mahasiswa akan lebih aplikatif dalam menganalisa posisi partai politik dan kebijakan publik. Adapun desain pembelajaran perpaduan antara studi mandiri (memanfaatkan FOCUS UGM serta Film Dokumenter), pertemuan kelas dan mini riset.
Pada umumnya penyelenggaraan tata kelola pemerintahan dalam suatu negara dihadapkan pada alternatif apakah akan memilih satu dari dua desain atau sistem ini, yaitu sentralisasi atau desentralisasi. Baik sentralisasi maupun desentralisasi keduanya berkaitan dengan distribusi kekuasaan otoritas antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk mengelola pemerintahan. Walaupun dalam regulasi sudah diatur pembagian urusan yang wajib dan urusan pilihan dilaksanakan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah, tetapi kompleksitas dalam mengelola pemerintahan tetap saja terjadi. Beberapa kompleksitas yang muncul antara lain, munculnya konflik terkait perimbangan keuangan maupun dalam pengelolaan sumberdaya antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah di beberapa daerah, tidak terbangunnya infrastruktur di daerah perbatasan, dan sebagainya. Dengan kata lain, bahwa desentralisasi dan otonomi daerah ini langsung atau tidak langsung mempengaruhi pelaksanaan dan keberlanjutan pembangunan di daerah. Oleh karena itu, memahami konsep dasar, sejarah perkembangan, serta dinamika desentralisasi dan otonomi daerah dalam konteks pembangunan yang berkelanjutan menjadi sebuah keharusan bagi mahasiswa Departemen Politik dan Pemerintahan FISIPOL UGM, serta menjadi isu utama mata kuliah ini.
Perkuliahan akan mengacu pada kasus-kasus daerah yang berkekhususan seperti pemerintahan daerah di Papua, Aceh, Daerah Khusus Ibukota (DKI, kini Daerah Khusus Jakarta karena adanya Otorita IKN), dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Hanya saja, pembelajaran didedikasikan mendalami desain ini secara mendalam dan mendasar. Mahasiswa diajak untuk memahami urgensi dan relevansi disain asimetrisme. Manifestasi dan praktek asimetrisme akan dibahas sampai pada level detail/operasional. Untuk itu, dosen-dosen pengampu membuka ruang bagi telaah kasus dan pembelajaran berbasis riset. Mata kuliah ini mensimulasikan asimetrisme sebagai kaidah penataan. Mahasiswa akan diajak menerapkan kaidah asimetrisme dalam desentralisasi di level pemerintahan yang lebih rendah (level Kabupaten/Kota, dan level Desa). Di akhir perkuliahan, mahasiswa diharapkan paham logika diberlakukannya asimetrisme dalam desentralisasi, dan sanggup mensimulasikan pemberlakuan prinsip itu. Untuk memvalidasi pemahaman dan kepiawaian dalam mensimulasikan, mahasiswa diminta untuk menulis sejumlah makalah.
Perkuliahan ini didesain untuk melakukan eksplanasi teoritis dan konsep operasional terkait dengan Politik Keuangan Negara. Keuangan negara tidak hanya dipandang sebagai sebuah praktek operasional dari berbagai konsep yang bersifat teknokratis administratif. Namun lebih dari itu, keuangan negara merupakan arena bagi tiap-tiap aktor politik untuk terlibat dalam proses pengelolaan sumber daya finansial yang dimiliki negara. Dengan demikian, perkuliahan ini akan menempatkan keuangan negara sebagai sebuah model tata kelola sumber daya finansial negara sebagai proses interaksi antara negara dan warga negara. Setelah menyelesaikan pembelajaran mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan mampu:
- Memahami dan menjelaskan bekerjanya sistem keuangan negara dari berbagai perspektif teori.
- Memahami dan menjelaskan sumber-sumber keuangan negara beserta mekanisme dan formula distribusi keuangan negara.
- Menganalisis serta membangun model interaksi pemerintah dan masyarakat dalam proses pengelolaan keuangan negara baik pada level pusat maupun lokal.
Kategori Mata Kuliah
- Wajib Universitas
- Mata Kuliah Wajib Fakultas
- Mata Kuliah Wajib Departemen
- Mata Kuliah Essential Skills
- Mata Kuliah Pilihan
Wajib Universitas
Semester 1
| Mata Kuliah | SKS |
|---|---|
| PPSMB (Ke-Gadjahmada-an) | 1 |
| Penulisan Akademik 1 | 3 |
Semester 4
| Mata Kuliah | SKS |
|---|---|
| Pancasila | 2 |
| Agama | 2 |
| HAM dan Kewarganegaraan | 3 |
Semester Antara
| Mata Kuliah | SKS |
|---|---|
| KKN | 8 |
Semester 6–8
| Mata Kuliah | SKS |
|---|---|
| Skripsi | 6 |
Wajib Fakultas
Semester 1
| Mata Kuliah | SKS |
|---|---|
| Pengantar Ilmu Politik | 3 |
| Ilmu Sosial Dasar | 3 |
Semester 2
| Mata Kuliah | SKS |
|---|---|
| Sistem Sosial Politik Indonesia | 3 |
| Sejarah Sosial Politik Indonesia | 3 |
Wajib Departemen
Semester 1
| Mata Kuliah | SKS |
|---|---|
| Pengantar Studi Pemerintahan | 3 |
| Konstitusi dan Institusi Negara | 3 |
| Pengantar Ilmu Ekonomi | 3 |
| Strategi Komunikasi Politik | 3 |
Semester 2
| Mata Kuliah | SKS |
|---|---|
| Penulisan Akademik 2 | 4 |
| Pemikiran Politik Indonesia | 3 |
| Teori & Perspektif dalam Ilmu Politik | 4 |
| Praktik Reflektif: Pengembangan Karir | 2 |
Semester 3
| Mata Kuliah | SKS |
|---|---|
| Kebijakan Publik: Teori dan Analisis | 4 |
| Sistem Kepartaian dan Pemilu | 4 |
| Metode Penelitian Kuantitatif | 4 |
| Metode Penelitian Kualitatif | 4 |
| Birokrasi: Teori dan Praktik | 3 |
| Masyarakat Sipil dan Demokrasi | 3 |
| Pengorganisasian Partai Politik | 3 |
| Politik Lingkungan dan Perubahan Iklim | 3 |
Semester 4
| Mata Kuliah | SKS |
|---|---|
| Analisa Politik Indonesia | 4 |
| Manajemen Jaringan | 3 |
Semester 5
| Mata Kuliah | SKS |
|---|---|
| Perencanaan Penelitian | 5 |
Essential Skills
Semester 4–6
| Mata Kuliah | SKS |
|---|---|
| Menulis Opini di Media Massa | 2 |
| Membuat Video Dokumenter | 1 |
| Komunikasi dan Presentasi | 1 |
| Sitasi dalam Penulisan Akademik | 1 |
| Keahlian Digital | 1 |
Matkul Pilihan
Semester 4
| Mata Kuliah | SKS |
|---|---|
| Perilaku Memilih | 3 |
| Transformasi Pemerintahan Digital | 3 |
| Politik Inovasi dan Teknologi | 3 |
| Politik Perburuhan | 3 |
| Perubahan Politik | 3 |
| Politik Lokal dan Otonomi Daerah | 3 |
| Pelayanan Publik | 3 |
| Gerakan Sosial | 3 |
| Politik Media Baru dan Demokrasi | 3 |
| Sistem dan Tata Kelola Pemilu | 3 |
| Lembaga Legislatif | 3 |
| Politik Sumber Daya Alam | 3 |
| Politik Energi | 3 |
| Lintas Departemen/Lintas Fakultas | – |
Semester 5
| Mata Kuliah | SKS |
|---|---|
| Politik dan Pemerintahan Desa | 3 |
| Politik Perkotaan | 3 |
| Agama dan Tata Politik | 3 |
| Politik Pengelolaan Komunitas | 3 |
| Manajemen Pemberdayaan Sosial | 3 |
| Risiko Politik: Analisis dan Pengelolaan | 3 |
| Politik Teritorial | 3 |
| Bisnis dan Politik | 3 |
| Future Studies: Lingkungan dan Sumber Daya | 3 |
| Politik Representasi Warga Negara | 3 |
| Politik Kandidasi | 3 |
| Politik Agraria | 3 |
| Lintas Departemen/Lintas Fakultas | – |
Semester 6
| Mata Kuliah | SKS |
|---|---|
| Manajemen Konflik | 3 |
| Politik Identitas dan Pengelolaan Keberagaman | 3 |
| Strategi Pemenangan Elektoral | 3 |
| Partai Politik dan Kebijakan Publik | 3 |
| Otonomi Daerah dan Pembangunan Berkelanjutan | 3 |
| Politik Desentralisasi Asimetris | 3 |
| Politik Keuangan Negara | 3 |
| Lintas Departemen/Lintas Fakultas | – |
Panduan Akademik
Sering Ditanyakan
Mahasiswa dinyatakan tidak lulus pada suatu MK ketika mendapatkan nilai akhir kurang dari C.
Pada kurikulum terbaru, MK Wajib Konsentrasi/Minat kajian ditiadakan. Pada dasarnya Mata Kuliah hanya dibagi ke dalam 2 kelompok, Mata Kuliah Wajib yang terdiri atas Mata Kuliah Wajib Universitas, Mata Kuliah Wajib Fakultas, Mata Kuliah Wajib Departemen dan Mata Kuliah Pilihan yang terdiri atas Mata Kuliah Pilihan Departemen dan Mata Kuliah Essential Skills. Hanya saja, di dalam Mata Kuliah Wajib Departemen dan Pilihan, terdapat beberapa mata kuliah yang tergabung ke dalam salah satu dari 4 konsentrasi/minat kajian yang ada. Sehingga mahasiswa diperbolehkan mengambil mata kuliah apapun tanpa harus memikirkan konsentrasi/minat kajian apa yang sudah diambil sebelumnya.
Mahasiswa diperbolehkan untuk menghapus MK. Mahasiswa diperbolehkan menghapus 3 MK Pilihan Umum selama mengambil perkuliahan di FISIPOL UGM (tidak berlaku untuk MK Wajib Universitas, Fakultas, dan Departemen).
Mahasiswa mengajukan Form Pemotongan SKS yang ditujukan kepada Kasie Akademik dan Kemahasiswaan FISIPOL UGM dengan persetujuan dan ditandatangani oleh Kaprodi atau Sekprodi S1 DPP FISIPOL UGM. Adapun Form Pemotongan SKS dapat diunduh melalui: http://akademik.fisipol.ugm.ac.id/akademik/?q=node/446
MK Essential Skills adalah mata kuliah yang dibuat untuk menggenapi jumlah SKS agar mahasiswa dapat mengambil jumlah SKS maksimal tiap semesternya. Selain itu, MK Essential Skills juga membekali keterampilan mahasiswa baik softskill maupun hardskills agar nantinya dapat digunakan dalam pembelajaran maupun di dunia kerja kedepannya.