Urgensi Penyederhanaan Tata Kelola Perizinan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi

Panjangnya proses perizinan dalam kegiatan sektor hulu migas selama ini, telah mengakibatkan kurang kondusifnya iklim investasi pada sektor ini. Hal ini salah satunya  disebabkan karena inefisiensi pada prosedur administrasi, kuatnya ego sektoral dan lemahnya koordinasi serta praktik rent-seeking di lembaga negara yang berwenang mengeluarkan izin.

Hasil identifikasi yang dilakukan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), terdapat total 373 tahapan ijin yang harus dilalui oleh agar kegiatan hulu migas dapat berjalan. “Dari hasil identifikasi SKK Migas, rata-rata dibutuhkan waktu delapan sampai sepuluh tahun, mulai dari pengajuan izin hingga produksi bisa dimulai,” papar Didik Sasono selaku Kadiv Formalitas SKK Migas. Lambatnya proses ini juga berpotensi melahirkan opportunity lost yang cukup besar.

read more