Hadirkan Akses Pengetahuan yang Inklusif, PolGov Gelar Workshop Intensif Olah Data dengan Aplikasi R

Research Center for Politics and Government atau PolGov FISIPOL UGM bekerjasama dengan Perludem (Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi) menyelenggarakan Pelatihan Olah Data dengan Aplikasi R pada 10-12 Februari 2026 di Lab Big Data FISIPOL UGM. Pelatihan ini menghadirkan Prof. Jóhanna K. Birnir (Hanna), peneliti politik dari University of Maryland, Amerika Serikat, sebagai pemateri dan Dr. Arya Budi, dosen DPP UGM sebagai fasilitator.

Pelatihan ini dihadiri oleh 30 peserta dengan latar belakang mahasiswa, akademisi, dan NGO (non-profit organizations). Selain Perludem, NGO lain seperti SAFEnet, ICW (Indonesia Corruption Watch), LeIP (Lembaga Kajian dan Advokasi Independensi Peradilan), ELSAM (Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat), ICT Watch, PSHK (Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia) juga mengikuti pelatihan ini.

R adalah bahasa pemrograman yang digunakan di Rstudio, sebuah aplikasi pengolahan data kuantitatif yang dapat diakses secara gratis. Prof. Hanna menjelaskan tidak hanya bagaimana menggunakan aplikasi R, tetapi juga memberikan pemahaman tentang jenis-jenis data kuantitatif dan analisis deskriptif yang bisa dilakukan. Dengan pengalaman penelitiannya, Prof. Hanna turut memberikan perspektif tentang bagaimana mengoptimalkan AI (artificial intelligence) sekaligus apa saja keterbatasannya ketika digunakan untuk pengolahan data kuantitatif di R. Materi-materi ini dijelaskan secara komprehensif di hari pertama pelatihan.

Hari kedua dan ketiga diisi dengan diskusi dan latihan mandiri agar peserta bisa mengkreasikan data mentah yang telah dimiliki. Dengan kata lain, pelatihan berbasis praktik ini menjadi sarana berlatih dalam mengaplikasikan konsep-konsep yang telah dijelaskan di hari pertama pelatihan. 

Para peserta mendapatkan banyak insight baru dari pelatihan ini, seperti yang diungkapkan Seira Tamara (ICW), “Kelasnya seru karena kita banyak praktik untuk bisa menggunakan R sistem secara langsung. Jadi bisa lebih punya gambaran untuk cara mengolah data terutama dalam penelitian kuantitatif agar lebih efektif”. Tak hanya Seira, Caroline Paskarina, dosen Universitas Padjadjaran, juga tertarik untuk menggunakan R dalam penelitiannya mendatang, “mudah-mudahan nanti bisa dipakai lebih mendalam lagi dalam berbagai riset yang akan saya lakukan.” 

Pelatihan ini menjadi upaya PolGov dalam kolaborasi lintas sektor untuk meningkatkan diseminasi pengetahuan sekaligus meningkatkan kapasitas kelembagaan dan individu. PolGov secara aktif memfasilitasi kolaborasi lintas sektor, baik dengan pelatihan, riset, maupun diseminasi akademik berupa diskusi dan seminar.